#PART 1
‘KRINNGGGG!!!’ bunyi alarm yang membuat Vera
terbangun dari tidurnya yang nyenyak. Tangannya mulai bergerak meraba-raba meja
untuk mencari jam wekkernya diatas meja. Ia terkejut saat melihat jam wekkernya
menunjukkan pukul 6.30 AM, dan itu artinya Vera terlambat berangkat sekolah.
“aarrgghh! Sial kenapa jam segini baru bangun? Kenapa
gak ada yang bangunin gue?!!” gerutu Vera yang mulai beranjak dari tempat
tidurnya untuk menuju ke kamar mandi.
Lima belas menit Vera usai mandi dan memakai seragam
sekolah dengan atribut MOS lengkap. Hari ini mungkin menjadi hari yang
menyebalkan karena dihari pertama ia MOS, ia datang terlambat.
“mah, pah, Vera berangkat ya.” Ucap Vera tergesa-gesa
keluar dari kamarnya.
“loh ngga sarapan dulu Ver?” tanya mamahnya.
“ngga usah mah, soalnya Vera udah telat banget nih.
Yaudah ya mah, pah, Vera pergi dulu.” Jawab Vera sambil mencium tangan kedua
orang tuanya.
“hati-hati ya, sayang.” Sahut mamahnya.
Sementara
itu di sekolahnya SMA Harapan Bangsa, peserta MOS sudah baris sesuai dengan
kelasnya masing-masing yang dibagikan saat Pra-MOS. Pagi itu, peserta MOS
sedang melaksanakan apel sejak 15 menit yang lalu. Di pintu gerbang sudah ada
kakak-kakak panitia yang mengawasi peserta MOS yang datang terlambat.
“mampus ada panitianya lagi, gue harus ngomong apa
nih?” tanya Vera dalam hati yang sudah tiba di sekolah barunya.
“hey anak baru!” ucap salah satu seniornya. Vera
pura-pura nggak tau, ia menoleh ke belakang yang kebetulan dibelakangnya tidak
ada orang.
“gak usah pura-pura gak tau gitu. Kamu yang baru
datang, gak usah noleh ke belakang karena, di belakang kamu nggak ada orang.”
“i..iya kak ada apa?” tanya Vera gugup.
“kamu tau kan peraturan masuk sekolah jam berapa?”
“i..iya tau kak.”
“terus kenapa masih aja terlambat?” tanya si senior
lagi.
“maaf kak, tadi saya telat bangun.” Jawab Vera.
“dasar kebo! Selesai upacara apel, kamu lari keliling lapangan 10 kali di depan temen-temen kamu dan kakak-kakak senior kamu dengan menggunakan ini!” perintahnya sambil memberikan papan yang bertuliskan ‘SAYA BERJANJI TIDAK AKAN TIDUR SEPERTI KEBO LAGI’ untuk di kalungkan.
“dasar kebo! Selesai upacara apel, kamu lari keliling lapangan 10 kali di depan temen-temen kamu dan kakak-kakak senior kamu dengan menggunakan ini!” perintahnya sambil memberikan papan yang bertuliskan ‘SAYA BERJANJI TIDAK AKAN TIDUR SEPERTI KEBO LAGI’ untuk di kalungkan.
“rese banget nih senior.” Gerutu Vera.
“ngomong apa kamu barusan?” tanya si senior yang
sempat mendengar gerutuannya Vera dengan samar-samar.
“eh nggak kok kak.” Jawab Vera dengan cepat. Lalu
senior itu pun meninggalkan Vera dengan muka sinis.
Sementara itu di lapangan upacara, para peserta MOS
serius menyimak pengarahan yang diberikan oleh Pembina upacara.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar